Tangerang Selatan – Sejumlah pekerja nampak sibuk berada di salah satu ruangan lantai 1 Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (12/12/25).
Mereka diketahui tengah merombak ruangan yang dulunya dijadikan musala itu menjadi ruang tamu VVIP. Dari desain yang terpampang di banner, terlihat beberapa sudut ruangan nantinya berubah drastis menjadi lebih mewah dan cantik.
Ruangan yang akan diperuntukkan bagi tamu VVIP itu memiliki luas sekira 50-an meter persegi. Jika pengerjaan rampung, lounge tersebut akan dilengkapi sederet kursi dan meja untuk bersantai serta mini bar.
“Jadi ada kursi sama kayak pantry aja, buat nyiapin minum,” tutur Ade Heni, Kasubag Umum Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kota Tangsel.
Dia menjelaskan, pembangunan ruang tamu VVIP itu telah berjalan beberapa pekan lalu. Pengerjaannya dilakukan atas permintaan Ketua DPRD Tangsel yang sebelumnya kerap meminjamkan ruangan untuk para tamu atau pimpinan daerah.
“Karena kan itu permintaan Pak Ketua, dia nggak mau nanti ruangannya dipakai untuk pertemuan Forkopimda. Seperti di Kota Bandung, tidak pakai ruangan Pak Ketua, mereka ada ruangan sendiri,” ungkapnya.
Namun demikian, dia enggan menjelaskan berapa anggaran yang digelontorkan untuk merombak musala itu menjadi ruangan VVIP. “Maaf saya nggak bisa sampaikan kalau soal anggaran, karena saya harus ngomong dulu ke Pak Kabag,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Umum DPRD Tangsel, Syaiful, menolak memberikan penjelasan melalui sambungan telepon karena alasan tengah ada tugas di luar.
“Saya masih di luar, nanti saja ketemu ya,” ujarnya.
Gedung DPRD Kota Tangsel memiliki 4 lantai yang dilengkapi basement sebagai fasilitas parkir kendaraan. Namun di luar keberadaan gedung megah itu, kritik tajam pun mulai dilontarkan. Salah satunya oleh Artis Leony Vitria Hartanti.
Mantan artis cilik itu, mengkritik kinerja DPRD dan Pemkot karena anggaran fantastis untuk belanja nom prioritas yang takproporsional dibanding anggaran infrastruktur jalan maupun bantuan sosial (Bansos).
Dia menyebut, anggaran gaji dan tunjangan DPRD Tangsel mencapai Rp44 Miliar pertahun. Sedang Bansos untuk masyarakat hanya Rp136 juta, yang jika dikalkulasikan dengan jumlah penerima maka perkepala hanya menerima 1 bungkus mie instan






