ENREKANG – Misteri hilangnya Salma (44), seorang pedagang bawang di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, berakhir tragis. Setelah tiga hari tidak diketahui keberadaannya, Salma ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan semak-semak.
Jasad korban ditemukan tertimbun dan tertutup daun-daun kering. Lokasi penemuan berada sekitar dua kilometer dari jalan utama sehingga proses evakuasi jenazah berlangsung cukup sulit.
Kapolres Enrekang AKBP Ketut Yoga Saputra membenarkan adanya keterkaitan antara jenazah yang ditemukan dengan laporan orang hilang yang sebelumnya diterima kepolisian.
“Kami mendapat laporan ditemukan jenazah. Ada hubungan jenazah yang ditemukan dengan laporan orang hilang,” ujar Ketut, Senin (24/8/2026).
Setelah dievakuasi, jenazah Salma dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kemudian melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab serta rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan seorang pria berinisial AR yang diduga memiliki kaitan dengan kematian Salma.
“Kami sudah amankan terduga pelaku yang masih proses penyelidikan dan alat bukti,” kata Ketut.
AR disebut menyerahkan diri kepada polisi karena khawatir menjadi sasaran amuk warga. Namun, situasi sempat memanas setelah warga mengetahui Salma ditemukan meninggal dunia.
Massa bahkan mendatangi dan merusak rumah milik pria yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Untuk mencegah kericuhan meluas, polisi meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi dan mengerahkan personel Brimob.
Sementara itu, jenazah Salma dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Polisi masih mendalami motif serta mengumpulkan alat bukti. Status hukum AR juga masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.





