JAKARTA – Calvin Verdonk akhirnya merasakan momen bersejarah bersama Timnas Indonesia setelah skuad Garuda memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Bagi Verdonk, keberhasilan mengangkat trofi bersama Indonesia menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Bek berusia 29 tahun itu mengakui pertandingan final berjalan sangat berat dan penuh tekanan.
“Yang penting kami menang. Trofi pertama. Itu pertandingan yang gila. Kami harus bermain lebih baik, tetapi kami menang, jadi tidak masalah,” kata Verdonk seusai pertandingan.
Verdonk juga menyoroti atmosfer luar biasa yang tercipta di SUGBK. Puluhan ribu suporter Indonesia hadir langsung dan memberikan energi tambahan bagi para pemain sepanjang laga.
Dukungan dari tribun membuat para pemain terus berjuang meski pertandingan harus berlangsung sampai babak tambahan waktu sebelum akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Keberhasilan atas Thailand sekaligus menjadi modal penting bagi Indonesia menghadapi agenda yang lebih besar. Verdonk menilai kemenangan itu memberikan kepercayaan diri bagi skuad Garuda sebelum tampil di Piala Asia 2027.
Thailand bahkan berada dalam grup yang sama dengan Indonesia di Piala Asia, bersama Jepang. Karena itu, kemenangan pada final FIFA ASEAN Cup dinilai memiliki arti tersendiri bagi perjalanan tim ke depan.
Indonesia akhirnya menutup turnamen dengan trofi setelah para eksekutor berhasil menjalankan tugas dalam drama penalti. Emil Audero juga tampil sebagai salah satu pahlawan setelah menggagalkan dua tendangan pemain Thailand.
Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi generasi baru Timnas Indonesia yang kini mulai menatap tantangan di level Asia.






