Tangerang Selatan – U-turn atau putaran yang baru dibuat beberapa bulan terakhir di dekat akses Stasiun Rawa Buntu, Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), kini dibuka-tutup sementara. Putaran balik itu viral setelah dinamai “Putaran Goblok’ di aplikasi maps.
Putaran itu dibangun oleh pengembang kawasan. Letaknya berada dekat akses keluar-masuk pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) Stasiun Rawa Buntu. Pembangunan Putaran Goblok di lokasi dianggap memerparah kemacetan.
Setelah menuai kritik luas masyarakat soal kondisi itu, Pemerintah Kota langsung pun bereaksi. Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Tangsel bergegas menutup putaran tersebut dengan separator.
“Saat ini kita tutup dulu untuk sementara menunggu hasil dari rapat-rapat yang akan kita lakukan,” kata Sekretaris Dishub, Ika, Kamis (25/01/24).
Pantauan di lokasi, ‘Putaran Goblok’ nampak tetap dilalui sejumlah kendaraan yang berputar balik dari arah Perempatan Germant Centre. Separator yang sebelumnya terpasang menutup akses putaran, kini telah dibuka kembali.
Pemerintah Kota melalui Dishub terus berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pengembang yang membangun putaran tersebut. Belum ada keputusan final apakah putaran akan dibongkar atau dilanjutkan secara permanen.
“Bisa jadi dibutuhkan, bisa jadi tidak. Kita lagi evaluasi, kan sekarang lagi berjalan, tunggu saja hasilnya seperti apa,” jelasnya.
Sambil menunggu keputusan final soal nasib putaran itu, kata dia, pemerintah juga melakukan upaya penertiban atas faktor lain penyebab kemacetan di lokasi. Di antaranya soal pangkalan angkot, parkir kendaraan Ojol, hingga pedagang kaki 5.
“Tapi kita juga sambil terus melakukan upaya-upaya penanganan di sana, menertibkan kendaraan yang parkir di sana, mengatur pedagang kaki 5 nya,” terangnya.
Pembangunan ‘Putaran Goblok’ itu sendiri secara utuh dikerjakan oleh pengembang. Pihaknya, kata Ika, tak terlibat karena status kepemilikan jalan itu masih dikuasai oleh pengembang kawasan.
“Karena itu lahannya juga masih lahan mereka. Ya (belum diserahkan),” pungkasnya.






