INGGRIS – Insiden maut mengguncang Yorkshire Wildlife Park, sebuah taman satwa di dekat Doncaster, Inggris. Seorang pria tewas setelah diserang harimau di dalam kandang satwa tersebut pada Sabtu (10/10/2026) waktu setempat.
Peristiwa tragis itu terjadi setelah korban memasuki area kandang harimau. Kepolisian South Yorkshire menerima laporan sekitar pukul 13.30 waktu setempat dan segera mengerahkan petugas ke lokasi kejadian.
Serangan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka serius. Tim medis yang datang ke lokasi berupaya memberikan pertolongan, tetapi nyawa pria itu tidak berhasil diselamatkan.
“Harimau tersebut kemudian menyerang pria itu hingga menyebabkan luka serius,” kata kepolisian dalam sebuah pernyataan.
“Petugas layanan darurat tiba di lokasi. Namun, dengan sangat menyesal, meskipun tenaga medis telah berupaya semaksimal mungkin, pria tersebut dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian,” lanjut pernyataan kepolisian, sebagaimana dikutip AFP, Minggu (11/10/2026).
Hingga laporan ini disusun, polisi belum mengungkap identitas korban maupun menjelaskan secara terperinci alasan pria itu memasuki kandang satwa buas tersebut.
Pasca-insiden, pihak pengelola mengevakuasi para pengunjung dari kawasan taman satwa. Area wisata itu juga ditutup sementara untuk mendukung penanganan dan penyelidikan oleh pihak berwenang.
Polisi memastikan harimau yang terlibat dalam serangan tetap berada di dalam kandang. Tidak ada ancaman yang lebih luas terhadap masyarakat akibat kejadian tersebut.
Layanan Ambulans Yorkshire turut mengerahkan dua ambulans darat dan satu ambulans udara untuk menangani keadaan darurat di lokasi.
Pihak Yorkshire Wildlife Park menyatakan tengah bekerja sama dengan aparat untuk mengungkap secara pasti kronologi kejadian yang merenggut nyawa pria tersebut.
Insiden ini terjadi di area Land of the Tigers, salah satu wahana utama taman satwa itu. Kawasan tersebut dirancang sebagai habitat bagi harimau Amur, yang juga dikenal sebagai harimau Siberia dan termasuk subspesies yang terancam punah.
Area itu dilengkapi jalur pengamatan layang sepanjang sekitar 300 meter yang memungkinkan pengunjung melihat aktivitas harimau dari tempat yang dirancang untuk keselamatan.
Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan bagaimana korban dapat memasuki kandang dan apa yang sebenarnya terjadi sebelum serangan mematikan itu berlangsung.





