Tangerang Selatan – Sejumlah warga yang terdampak banjir di Ciputat dan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), menerima paket bantuan yang sudah kadaluarsa.
Paket bantuan itu berupa perlengkapan dan kebutuhan bayi. Beruntung warga yang menerimanya belum ada yang menggunakan. Kini, semua bantuan kadaluarsa tersebut telah ditarik kembali untuk dimusnahkan.
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel menjelaskan, distribusi paket bantuan yang telah kadaluarsa itu terjadi akibat kealpaan, di mana kebutuhan lapangan yang mendesak membuat petugas terburu-buru tanpa mengecek lagi batas expired barang.
“Jelas karena kebutuhan mendesak, jadi tidak ada unsur kesengajaan atau seperti itulah. Karena sebenarnya niatnya baik banget, memang tujuannya mengcover semua kondisi yang terjadi di lapangan,” tutur Kepala Seksi Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) pada Dinsos Tangsel, Yasir Arafat, Selasa (09/01/24).
Bantuan itu didistribusikan di Perumahan Roswood Garden, Ciputat dan Pamulang Asri. Total bantuan kadaluarsa yang terlanjur beredar berjumlah 9 paket. Pihak Kementerian Sosial dan Dinsos Kota Tangsel langsung mendatangi lokasi guna menarik bantuan tersebut.
“Kemensos juga turun ke lokasi dan memberikan bantuan yang baru,” katanya.
Setelah kejadian, seluruh stok paket bantuan tahun 2022 di gudang milik Dinsos Tangsel telah dicek untuk disortir. Jumlah barang yang kadaluarsa mencapai puluhan paket. Semua stok itu selanjutnya dalam proses pemusnahan.
“Jadi nggak ada lagi, jumlahnya puluhan paling, nggak sampai ratusan juga. Sebagian sudah kita cek, karena kan tidak semua barang tidak bisa dipakai (kadaluarsa), karena kan ada juga kain sarung, handuk, itu kita sortir,” jelasnya.






