Tangerang Selatan, Kerap beroperasi tanpa memiliki izin, Pemerintah Kota Tangerang Selatan didesak segera menutup operasional resto Mie Gacoan di Jalan Setia Budi, Pamulang.
” Citra Kota Tangerang Selatan yang kami dirikan ini bukan untuk pengusaha Abal Abal seperti pemilik Resto MG yang berada di Gaplek Pamulang itu,” cetus salah satu tokoh Cipasera, Yardin Zulkarnain kepada wartawan, Sabtu (28/12/24).
Menurutnya, resto waralaba tersebut jelas tak mengantongi izin namun tetap nekat menggelar grand opening. Upaya itu dianggap terang-terangan mengangkangi peraturan Daerah Kota Tangsel yang di kenal CMore ( Cerdas, religius dan modern) ini
” Tolong jangan tebang pilih jika ada pengusaha arogan dan bengal seperti itu sebaiknya ditutup saja operasional usahanya di Kota Tangerang Selatan ini, masih banyak kok yang minat berinvestasi di Tangsel,” katanya.
” Jika selalu bengal kami desak Pemkot tutup saja semua usahanya di Kota Tangerang Selatan,” imbuh dia.
Sebelumnya tokoh muda ICMI kota Tangsel, Diaz Rastaman berharap perijinan yang dilakukan oleh pemerintah daerah kota Tangerang Selatan dipatuhi seluruh investor yang berminat usaha di Kota Tangerang Selatan sebab mudah dan tidak sulit pengurusan dokumen usaha bagi para pengusaha waralaba
” Pemkot Tangsel memberikan kemudahan bagi pengusaha dalam proses ijin usaha, bahkan tak perlu pakai calo bisa online perijinannya dibuat,” terang Diaz
Humas Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Provinsi Banten ini pun meminta pemilik resto Mie Gacoan tak perlu mengangkangi aturan Perda karena pengurusan izin dapat dilakukan secara mudah.
” Kami melihat Pemkot Tangsel sangat memberikan kemudahan dalam kesempatannya miliki usaha di kota Tangerang Selatan,” tegas Diaz
Sementara salah satu pegawai Resto Mie Gacoan Pamulang, Gallan, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan meneruskan saran dan kritik oleh semua pihak pada pimpinannya.
‘Semuanya akan kami lanjutkan kepada departemen terkait. Terimakasih banyak,” ujar Gallan membalas konfirmasi melalui selulernya.
” Mungkin bisa di bantu Email pak nanti bisa di krim via email. Mungkin detil pertanyaan bisa di kirim ke saya pak, pertanyaan di kirim by whatsApps saja tidak apa pak,” tutup Gallan






