Tangerang Selatan – Pihak kepolisian akhirnya menindak kelompok massa Ormas Pemuda Pancasila (PP) yang menguasai lahan parkir di Rumah Sakit Umum (RSU) di Jalan Pajajaran, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (21/05/25).
Petugas kepolisian dan Brimob bersenjata lengkap mendatangi lokasi sekira pukul 20.30 WIB. Hal itu merupakan tindak lanjut usai terjadinya ketegangan antara massa Ormas dengan sekelompok pria dari perusahaan pengelola parkir sejak siang tadi.
Petugas sempat melepaskan tembakan ke udara berulang kali di pintu masuk parkir RSU. Sekira puluhan pria dari kelompok Ormas PP yang bertahan akhirnya diringkus, tangan mereka diikat, lalu diangkut ke dalam truk polisi. Kejadian itu sempat membuat situasi sekitar mencekam.
Diketahui, sejak siang tadi ketegangan terjadi amtara kelompok Ormas PP dengan kelompok perusahaan pemenang lelang parkir di RSU Tangsel. Mereka berkumpul di lokasi yang sama guna mengelola area perparkiran di sana.
Cekcok dua kelompok itu sempat menyedot perhatian banyak pengunjung dan pegawai RSU. Namun belum nampak pihak terkait yang melerai. Pihak RSU sendiri enggan berkomentar menanggapi kisruh pengelolaan parkir di halamannya tersebut.
Perwakilan kelompok warga mengaku, mereka tak diberi kabar apapun terhadap pemasangan plang parkir di halaman masuk RSU. Dikatakan, jika kelompok perusahaan datang dan langsung mengecor pondasi barrier gate parkir.
“Nggak ada pemberitahuan apapun, saya sayangkan juga karena ini lingkungan rumah sakit, nggak ada musyawarah apapun,” tutur Subi selaku Wadan Koti Ormas PP Kota Tangsel.
Sementara, kelompok perusahaan pemenang parkir mengatakan jika upaya mereka memasang barrier gate parkir di sana selalu dihalangi sejak beberapa tahun lalu oleh kelompok Ormas.
“Sudah beberapa kali kami mencoba negosiasi, kordinasi dengan mereka, itu nggak bisa, sampai ini yang keempat kali. Jadi kalau mereka beralasan nggak ada pemberitahuan sama sekali, ya bohong,” ucap pria perwakilan perusahaan parkir yang tak mau namanya disebut.
Sebagainana diketahui, area parkiran RSU Tangsel memang sejak lama dikuasai oleh kelompok warga dan Ormas Mereka mengutip biaya parkir Rp3 ribu untuk motor dan Rp5 ribu untuk mobil.






