Tangerang Selatan – Seorang pegawai ASN di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami luka lebam akibat dianiaya atasannya. Persoalan itu diduga dipicu masalah utang-piutang antar keduanya.
Korban, IS (45), menjelaskan bahwa pelaku berinisial AS merupakan Kepala Seksi pada Bidang Sarana-Prasarana pada Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora).
IS menderita lebam di bagian mata kirinya akibat pukulan pelaku. Korban telah melakukan visum dan membuat laporan ke Polsek Serpong dengan nomor : LP/B/11/II/2026/SPKT/Polsek Serpong/Polres Tangsel/Polda Metro Jaya.
“Saya sudah lapor, sudah visum juga. Saya udah dipanggil juga ke Polsek untuk diminta keterangan lanjutan,” tutur IS, ditemui di kediamannya, Cilenggang, Serpong, Selasa (31/03/26).
Menurut IS, aksi brutal atasannya itu tak hanya terjadi sekali, tapi sudah beberapa kali sejak Oktober 2025 lalu. Terbaru, pelaku mendatangi kediamannya pada 4 Februari 2026 dan langsung melakukan penganiayaan.
“Udah beberapa kali, di kantor waktu itu saya dipukul juga. Masalah utang itu juga. Nah yang terakhir itu tanggal 4 Februari, sekitar jam 11 dia datang ke rumah, terus langsung nendang, langsung mukul kena mata saya,” ucapnya.
Dia menjelaskan, awal persoalan itu dipicu soal utang yang belum dilunasi sejak tahun 2024 silam. Korban yang tengah menderita sakit batu ginjal mengaku terkendala keuangan hingga sulit melakukan pelunasan.
“Utang saya total Rp10 juta, sudah dibayar separuh, tinggal sisa Rp5 juta. Kondisi saya kan lagi rawat jalan, jadi saya sendiri kesulitan buat lunasin sisanya,” ungkap dia.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Serpong Kompol Suhardono belum bisa memberikan keterangan soal tindak lanjut pelaporan itu. “Coba dicek dulu,” singkatnya.






