Serpong– Proyek pembangunan Accola Sports Centre di Jalan Kampung Maruga RT03 RW08, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terus berjalan meski diduga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Aktivitas pembangunan di lokasi bahkan terkesan dilakukan secara tertutup. Akses masuk utama dijaga gerbang tinggi yang dilapisi penutup fiber berwarna gelap sehingga aktivitas di dalam area proyek nyaris tak terlihat dari luar.
Pantauan di lokasi pada Senin (18/5/2026) sore, suasana di bagian depan proyek tampak sepi. Tidak terlihat adanya aktivitas pekerja maupun papan informasi proyek sebagaimana lazim ditemukan pada pembangunan berskala besar.
Namun kondisi berbeda terlihat saat mengintip dari sela-sela gerbang utama. Di dalam area proyek, sejumlah pekerja tampak masih beraktivitas mengerjakan beberapa bagian bangunan sports centre.
Proyek yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 1,4 hektare itu disebut telah berjalan sejak kurang lebih empat pekan terakhir. Meski diduga belum mengantongi PBG, hingga kini belum terlihat adanya tindakan penyegelan maupun penghentian aktivitas dari aparat penegak Perda.
Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangsel bahkan mengaku belum mengetahui adanya pembangunan sport centre di lokasi. Pejabat pada bidang terkait disebut baru akan melakukan pengecekan terhadap status perizinan proyek.
Kondisi itu dinilai bertolak belakang dengan instruksi tegas Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, yang sebelumnya meminta seluruh proyek tanpa PBG ditindak tegas.
“Jadi kita tidak bicara ini untuk apa dulu, tapi saya minta itu (PBG) dipenuhi terlebih dahulu. Mau untuk apa pun, semua perizinan harus dipenuhi,” tegas Pilar beberapa waktu lalu saat melakukan inspeksi mendadak di proyek pool taksi di Jalan Ciater Raya.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap legalitas proyek tersebut agar tidak menimbulkan persoalan baru, baik terkait tata ruang, dampak lingkungan, maupun kepatuhan terhadap aturan pembangunan di Tangsel.
Sementara, hingga berita ini ditulis, pihak pemilik proyek belum memberikan keterangan resmi. Saat didatangi di lokasi, salah seorang pria yang berjaga hanya meminta waktu untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak manajemen.





