Tangsel – Pembangunan Accola Sports Centre oleh PT DMS Laguna di Jalan Al Hikmah, Kampung Maruga RT03 RW08, Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terus berlangsung meski Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) belum terbit.
Fakta itu terungkap dari keterangan sejumlah instansi terkait. Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangsel mengakui proyek tersebut belum memiliki PBG.
Sementara hal serupa diungkapkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang memastikan proses perizinan masih dalam tahap Keterangan Rencana Kota (KRK) atau masih jauh dari terbit PBG.
Berdasarkan pantauan di lokasi, banyak pekerja konstruksi masih melakukan pekerjaan pembangunan di atas lahan seluas sekira 1,4 hektare itu. Kondisi ini membuat gerah publik lantaran pengawasan dan penegakan aturan cenderung tebang pilih.
“Kalau memang PBG belum terbit, kenapa pembangunan masih berjalan? Ini yang menjadi pertanyaan masyarakat,” tutur RB, warga setempat, Kamis (04/06/26).
Kritik kian kencang setelah sejumlah personil Satpol PP yang sempat mendatangi lokasi, tak menindaklanjuti upayanya. Instansi penegak Perda itu dikabarkan baru berencana melayangkan surat panggilan.
Langkah tersebut dinilai sejumlah warga terlambat mengingat aktivitas konstruksi sudah berlangsung sejak lama dan terang-terangan belum mengantongi PBG.
“Jangan sampai masyarakat melihat ada ketidaktegasan dalam penegakan aturan. Semua harus diperlakukan sama di depan hukum,” seru Usuf, warga lainnya yang ikut menambahkan.
Accola Sports Centre sendiri direncanakan menjadi kawasan olahraga dan gaya hidup modern yang dilengkapi lapangan padel, mini soccer, gym, lintasan lari, area kuliner hingga ruang komunitas. Proyek itu ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026.
Tebang pilihnya penegakan aturan oleh Satpol PP itu memunculkan kecurigaan bahwa ada oknum yang ikut bermain di balik proyek. Sikap tegas Wali Kota Benyamin Davnie dinanti publik guna memastikan tak ada pandang bulu dalam eksekusi di lapangan.
Warga meminta pemerintah bersikap terbuka dan menjelaskan kepada publik mengenai status proyek tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi maupun persepsi adanya perlakuan khusus terhadap proyek tertentu.
“Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian dan transparansi. Kalau memang ada pelanggaran, harus ditindak. Kalau memang sesuai aturan, jelaskan secara terbuka kepada publik,” tegas Usuf.
PT DMS Laguna sendiri diketahui menargetkan Accola Sports Centre mulai beroperasi pada September 2026 dan menjadi salah satu pusat olahraga modern di Tangsel.





