JAKARTA – Hari kerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9/2026) awalnya berjalan seperti biasa. Ia hadir dalam rapat gabungan Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, membahas Rancangan Undang-Undang APBN 2027 dan Nota Keuangan.
Tak ada tanda-tanda bahwa rapat tersebut bakal menjadi agenda terakhir Purbaya sebagai Menteri Keuangan.
Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi bahkan mengaku tidak melihat gelagat adanya pergantian posisi Purbaya di tengah rapat.
“Jadi santai saja, tidak ada kelihatan mau di-reshuffle atau apa Pak Purbaya,” ujar Nawardi.
Rapat dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Purbaya masih menjalankan tugasnya sebagai Menkeu, menyampaikan paparan dan menjawab berbagai pertanyaan senator mengenai kebijakan fiskal pemerintah.
Namun, suasana berubah ketika rapat memasuki siang hari.
Sekitar pukul 14.10 WIB, ketika Purbaya masih memberikan tanggapan dalam rapat, muncul pesan yang meminta dirinya segera mengangkat telepon dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).
Telepon tersebut disebut berkaitan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Nawardi kemudian meminta Purbaya keluar ruangan untuk menerima panggilan tersebut.
“Saya sampaikan ke Pak Purbaya, ‘Tolong angkat dulu telepon dari Mensesneg,’ karena ditelepon tidak diangkat. Mungkin teleponnya tidak dipegang atau ada jeda. Karena katanya penting sekali dari Presiden, saya persilakan (Purbaya) keluar untuk angkat telepon,” kata Nawardi.
Purbaya pun meninggalkan ruang rapat.
Namun, ia tidak kembali.
Para peserta rapat sempat menunggu. Nawardi kemudian menanyakan keberadaan Purbaya kepada stafnya dan mendapat jawaban bahwa sang menteri sudah pulang.
“Kita tunggu-tunggu kok tidak datang-datang. Saya tanya ke stafnya, katanya sudah pulang,” ujar Nawardi.
Rapat kemudian tetap berjalan. Pembahasan dilanjutkan bersama perwakilan Kementerian PPN/Bappenas dan Bank Indonesia.
Yang menarik, Purbaya ternyata belum sempat menandatangani hasil kesimpulan rapat tersebut.
Barulah setelah rapat selesai, Nawardi memperoleh informasi bahwa Purbaya telah dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.
“Baru setelah rapat selesai ada info di WhatsApp kalau Pak Purbaya diganti,” lanjutnya.
Pergantian itu kemudian resmi diumumkan. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya.
Pelantikan Suahasil berlangsung di Istana Negara pada hari yang sama.
Pergantian tersebut terjadi setelah Purbaya menjalani sekitar satu tahun sebagai Menteri Keuangan. Ia sebelumnya dilantik pada September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Purbaya sendiri belakangan mengungkapkan bahwa dirinya kecewa dengan keputusan tersebut, meski mengaku sebagian sudah memperkirakan kemungkinan pergantian.
Dengan demikian, rapat DPD yang awalnya menjadi agenda rutin pembahasan APBN justru berubah menjadi panggung terakhir Purbaya sebagai Menteri Keuangan.
Pagi hari ia masih berbicara mengenai kebijakan fiskal pemerintah. Beberapa jam kemudian, sebuah telepon dari Mensesneg mengubah arah kariernya di pemerintahan.






