Tangerang Selatan – Istri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel, KH Saidih, meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di Rumah sakit Sari Asih Ciputat. Almarhumah Hudriyah Binti HM Nur menhembuskan nafas terakhir Minggu 10 Desember 2023 dinihari, pukul 01.00 WIB.
Jenazah almarhumah pagi tadi dimakamkan di pemakaman keluarga, Jalan Kemuning, Pamulang Barat. Ribuan warga mengiringi prosesi pemakaman seusai disalatkan di Masjid Yayasan Darul Hikmah, Jalan Surya Kencana, Pamulang Barat.
Nampak hadir mengiringi pemakaman Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Politisi Golkar Airin Rachmi Diany, Ketua DPRD Abdul Rasyid, tokoh masyarakat, alim ulama dan para pimpinan kewilayahan.
Pihak Keluarga duka, Ustad Sofyan Mastas di hadapan ribuan pelayat menyampaikan almarhumah meninggal dalam usia 68 tahun. Sejak 6 hari lalu, almarhumah menjalani perawatan sakit komplikasi.
“Almarhumah tadi malam berpulang, kembali ke pangkuanNYA. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan segala kekurangan ditutupi Allah SWT. Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran simpati dan empati bapak dan ibu. Semoga bapak dan ibu dalam rangka mengikuti takziah menjadi sisi amal kebaikan kepada Allah SWT,” ucapnya.
Dia melanjutkan, almarhumah adalah orang yang baik dan aktifitasmua kerap diisi dengan kegiatan-kegiatan yang positif. “Semoga kehadiran bapak ibu menjadi saksi min ahil Khair,” jelasnya.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menurutkan
Atas nama pemerintah Kota Tangsel merasa kehilangan dan mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya. Yang Pasti keteladanan beliau sebagai seorang istri, seorang muslimah dan seorang tokoh perempuan yang tidak mau ditokohkan menjadi pelajaran bagi semuanya.
“Menjadi contoh bagi kita untuk diterapkan. Kesabaran beliau dan tausiahnya kepada kaum wanita. Salah seorang tokoh wanita di Tangsel wafat dan kami ikhlas sebagaimana yang dirasakan keluarga besar KH Saidih mengikhlaskan,” tuturnya.
Politisi Golkar yang juga mantan Wali Kota Airin Rachmi Diany mengaku punya cerita dengan sosok almarhumah. Di mana menurut Airin almarhumah orang yang sangat baik, selalu menjadi kaka dan ibu baginya
“Baik sebelum menjadi wali kota dan sesudahnya, kenangan almarhumah selalu memberikan combro kesukaan saya,” kenang Airin saat berpamitan seusai mengikuti proses pemakaman.






