Jakarta – Transformasi digital yang dijalankan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga Mei 2026, jumlah pengguna aplikasi BRImo di wilayah kerja BRI Region 8 Jakarta 3 telah mencapai 2.276.553 nasabah.
Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya adopsi layanan perbankan digital di wilayah Banten, Tangerang Raya, dan Jakarta Barat yang menjadi area operasional BRI Region 8 Jakarta 3.
Regional Micro Banking Head BRI Region 8 Jakarta 3, Oloan Susanto Nasution, mengatakan pertumbuhan layanan digital berjalan beriringan dengan penguatan jaringan layanan fisik yang menjangkau masyarakat hingga ke tingkat komunitas dan pelaku usaha mikro.

Selain aplikasi BRImo, BRI Region 8 Jakarta 3 juga didukung oleh berbagai kanal transaksi elektronik. Hingga Mei 2026, tercatat terdapat 876 mesin ATM dan 324 Cash Recycling Machine (CRM) yang beroperasi di wilayah tersebut.
Jaringan AgenBRILink juga terus berkembang dengan jumlah mencapai 36.738 agen. Sementara platform digital Qlola telah dimanfaatkan oleh 25.210 pengguna.
Untuk mendukung percepatan transaksi non-tunai, BRI Region 8 Jakarta 3 mengoperasikan 95.477 mesin Electronic Data Capture (EDC) serta 72.285 EDC Merchant Integrated Digital (MID). Adapun jumlah merchant pengguna QRIS telah mencapai 312.977 merchant.
“Angka tersebut menunjukkan tingginya adopsi layanan digital yang menjadi salah satu fokus transformasi BRI dalam meningkatkan kemudahan dan kenyamanan transaksi bagi masyarakat,” kata Oloan saat acara ramah tamah bersama wartawan di Kafe Vilo Hang Lengkir, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Di sisi lain, BRI tetap memperkuat layanan konvensional melalui jaringan kantor yang tersebar di wilayah operasionalnya. Hingga Mei 2026, BRI Region 8 Jakarta 3 mengelola 26 kantor cabang, 44 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 25 kantor kas, serta 158 unit kerja.
“Di wilayah Provinsi Banten, BRI mengoperasikan 6 kantor cabang, 6 KCP, 4 kantor kas, dan 62 unit kerja. Sementara di wilayah Tangerang Raya terdapat 9 kantor cabang, 14 KCP, 11 kantor kas, serta 49 unit kerja. Adapun wilayah Jakarta Barat didukung oleh 11 kantor cabang, 24 KCP, 10 kantor kas, dan 47 unit kerja,” ungkap Oloan.
Menurutnya, kombinasi antara penguatan jaringan kantor, perluasan layanan digital, serta pengembangan ekosistem transaksi elektronik menjadi strategi BRI untuk memperluas inklusi keuangan di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital.
Oloan menambahkan, dengan dukungan jaringan yang luas dan ekosistem digital yang terus berkembang, BRI Region 8 Jakarta 3 optimistis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di Banten, Tangerang Raya, dan Jakarta Barat.





