Tangsel– Pengguna Jalan Puspiptek Raya, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diimbau meningkatkan kehati-hatian saat melintasi kawasan Babakan, Kecamatan Setu. Sebab, tengah berlangsung pekerjaan pemeliharaan rutin berupa perbaikan gorong-gorong di ruas jalan tersebut.
Pekerjaan dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPTD PJJ) Tangerang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten melalui program Pemeliharaan Rutin.

Perbaikan dilakukan di Sta 2+450 ruas Jalan Puspiptek Raya berdasarkan Surat Keputusan (SK) Jalan Provinsi, tepatnya di wilayah Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangsel. Pekerjaan itu diperkirakan berlangsung selama sekitar dua bulan.
“Perbaikan gorong-gorong dilakukan sebagai bagian dari upaya mengatasi persoalan genangan atau banjir yang kerap terjadi di sekitar lokasi, ” terang Tim Teknis UPTD PJJ Tangerang, Muhamad Ilham, Rabu (12/08/26).
Menurutnya, kondisi gorong-gorong eksisting dinilai belum maksimal menampung debit air, terutama ketika terjadi peningkatan volume aliran. Saat ini, gorong-gorong yang tersedia terdiri dari dua buah pipa beton atau RCP dengan diameter sekitar 100 sentimeter.
“Dalam pekerjaan ini, kapasitas saluran akan ditingkatkan dengan menggantinya menggunakan satu unit box culvert berukuran 250 x 200 sentimeter, ” jelasnya.
Dengan peningkatan dimensi tersebut, kata dia, kapasitas aliran air diharapkan menjadi lebih optimal sehingga dapat membantu meminimalisir potensi banjir di kawasan sekitar.
Namun demikian, Ilham menyebut jika proses pengerjaan dipastikan berdampak terhadap mobilitas masyarakat, terutama pengguna kendaraan yang melintas di Jalan Puspiptek Raya.
“Karena itu, masyarakat dan pengguna jalan diimbau berhati-hati ketika mendekati lokasi proyek serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya.
Dilanjutkan dia, pihaknya telah dikoordinasikan dengan unsur kewilayahan setempat dan Dinas Perhubungan Kota Tangsel. Sejumlah personel juga akan ditempatkan di lokasi, khususnya pada jam-jam sibuk, untuk membantu mengatur arus lalu lintas.
Selain itu, rambu-rambu peringatan dan pemberitahuan mengenai adanya pekerjaan proyek telah dipasang di sekitar lokasi.
“Informasi mengenai pekerjaan dan imbauan penggunaan jalur alternatif juga telah disampaikan melalui media sosial agar dapat diketahui masyarakat, khususnya para pengguna Jalan Puspiptek Raya,” tambah dia.
Masyarakat pun diharapkan memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang, mengurangi kecepatan saat mendekati area pekerjaan, serta mengantisipasi kemungkinan perlambatan arus lalu lintas.
“Dengan demikian, proses perbaikan gorong-gorong dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan,” pungkasnya.






