Tangerang Selatan – Stiker penyegelan yang terpasang di proyek O!Save, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), diketahui tertutup seng. Kondisi itu membuat tanda penyegelan tidak terlihat jelas dari luar lokasi, sementara aktivitas pekerja di dalam area proyek masih berlangsung.
Seng yang dipasang mengelilingi bagian depan proyek juga membuat aktivitas pembangunan di balik pagar pembatas sulit dipantau secara langsung dari luar. Kondisi itu menjadi perhatian karena sebelumnya area proyek telah ditempeli stiker segel oleh aparat penegak peraturan daerah.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tangerang Selatan, Dahlan, menyatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.
“Nanti kita sidak,” ujar Dahlan saat dikonfirmasi mengenai stiker segel yang kini tertutup seng serta aktivitas pekerja yang masih berlangsung, Kamis (08/10/26).
Respons serupa disampaikan Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakkumda) Satpol PP Tangsel, Indra Gunawan. Ia memastikan informasi itu akan diteruskan kepada jajaran pengawasan untuk dilakukan pengecekan lapangan.
“Siap,, nanti kasi pengawasan cek lapangan,” kata Indra Gunawan terpisah.
Pengecekan lapangan menjadi penting untuk memastikan kondisi di lokasi, termasuk keberadaan stiker penyegelan, aktivitas pembangunan, serta kepatuhan pengelola proyek terhadap tindakan penertiban yang sebelumnya telah dilakukan.
Dengan adanya seng yang menutupi bagian depan proyek, kondisi aktual di dalam lokasi juga tidak sepenuhnya dapat terlihat dari akses luar. Karena itu, pemeriksaan langsung diperlukan untuk memastikan apakah aktivitas pembangunan masih berjalan dan bagaimana status penanganan proyek setelah dilakukan penyegelan.





