Advertisement
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Politik & Pemerintahan
  • Pendidikan & Teknologi
  • Internasional
  • Traveling & Entertain
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Politik & Pemerintahan
  • Pendidikan & Teknologi
  • Internasional
  • Traveling & Entertain
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Siasat Raden Wijaya Kelabui Pasukan Mongol, Diajak Pesta Miras Lalu Dihabisi

admin by admin
December 4, 2023
in Peristiwa
0
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

RAJA Singasari, Kertanegara menolak mentah-mentah seruan Khubilai Khan untuk mengakui kekuasaannya. Kertanegara bahkan memotong telinga utusan Khubilai Khan.

Hal ini membuat Kekaisaran Mongol murka. Mereka pun menyiapkan pasukan untuk menyerang Singasari. Merka sampai ke Majapahit pada 1 Maret 1293. Sebelumnya, mereka mendarat di Tuban, mendirikan perkemahan di tepi Sungai Brantas.

Namun peta perpolitikan di tanah Jawa telah berubah. Raja Kertanegara telah tewas dibunuh oleh Raja Jayakatwang dari Kediri. Hal tersebut tidak diketahui oleh Jenderal Ike Mese, utusan Mongol.

Kedatangan Pasukan Mongol diketahui oleh Raden Wijaya yang telah bermukim di kawasan hutan Tarik, dekat Muara Kali Brantas. Menantu Kertanegara ini pun berencana mengajak pasukan Mongol untuk bekerjasama membalaskan dendamnya menghancurkan Kediri.

Raden Wijaya dengan didampingi oleh Aryawiraraja, penguasa Sumenep menemui Jenderal Ike Mese. Mereka menyakinkan Jenderal Ike Mese akan ikut berperang. Raden Wijaya menawarkan bantuan dengan iming-iming harta rampasan perang dan putri-putri Jawa yang cantik

Bergabunglah dua kekuatan yaitu pasukan Tar Tar di bawah Pimpinan Jenderal Ike Mese dan pasukan Raden Wijaya, menyerang Kerajaan Kediri.

Pada 20 Maret 1293, tentara gabungan Raden Wijaya dan Mongol mengepung Jayakatwang. Mereka kocar-kacir dan terjun ke Sungai Brantas. Lebih dari 5.000 pasukan mati terbunuh. Jayakatwang mundur ke istana bersama pengikutnya. Sorenya, Jayakatwang menyerah.

Setelah kekalahan Kediri, Jendral Shih Pi meminta janji putri-putri Jawa tersebut. Namun dengan kecerdikan Adipati Arya Wiraraja, utusan Mongol di bawah pimpinan Jendral Kau Tsing diminta menjemput para putri tersebut di Desa Majapahit tanpa membawa senjata.

Hal itu dikarenakan permohonan para putri yang dijanjikan yang masih trauma dengan senjata dan peperangan yang sering kali terjadi.

Raden Wijaya minta izin pulang ke Majapahit. Dia beralasan ingin menyiapkan upeti bagi kaisar. Dia pulang dengan dikawal dua perwira dan 200 prajurit.

Kemudian diadakan pesta besar-besaran untuk merayakan kemenangan mereka, yang disambut dengan antusias oleh seluruh bala tentara Mongol, arak disajikan dalam jumlah besar, seluruh pasukan Mongol berpesta pora.

Setelah seluruh pasukan Mongol larut dalam suasana kemenangan, tiba-tiba pasukan Raden Wijaya menyerang Prajurit Mongol yang berkemah di Daha dan Canggu.

Serangan Pasukan Raden Wijaya yang mendadak tidak diperhitungkan oleh Tentara Mongol. Tentara Mongol kalang kabut dihantam oleh pasukan Raden Wijaya. Mereka yang selamat berlari menuju ke kapal mereka di muara Kali Brantas.

Hal ini diikuti oleh pengusiran pasukan Mongol Tar Tar baik di pelabuhan Ujung Galuh (Surabaya) maupun di Kediri oleh pasukan Madura dan laskar Majapahit.

Peristiwa kekalahan Pasukan Mongol di tanah Jawa terus dikenang oleh Dinasti Yuan. Tercatat dalam arsip Dinasti Yuan, termasuk dalam catatan Marcopolo.

Mongol kehilangan 3.000 prajurit. Panglimanya, Shin Bi dan Iki Mese dihukum. Mereka gagal menunaikan tugas. Sisanya kembali ke Tiongkok pada 24 April 1293.

Dua tahun setelah Kertanegara dihabisi Jayakatwang, Khubilai Khan wafat pada 18 Februari 1294. Pasukan Mongol pulang dengan membawa lebih dari 100 tawanan, peta, daftar penduduk, surat bertulis dari Bali, dan barang lainnya yang bernilai sekira 500 ribu tail perak.

Beberapa bulan kemudian setelah suasana kondusif, Raden Wijaya mendirikan kerajaan baru di Kawasan hutan Tarik dengan nama Kerajaan Majapahit pada tanggal 15 Kartika 1215 Saka atau 10 November 1293, bergelar Prabu Rajasa Jayawardhana.

Share this…
  • Facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
Previous Post

Peran Partisipasi Publik dalam Mendukung Inovasi dan Efektivitas Tugas Serta Fungsi KPU

Next Post

Eksotisme Air Terjun Tiu Kelep di NTB, Recommended Dikunjungi !

admin

admin

Next Post
Eksotisme Air Terjun Tiu Kelep di NTB, Recommended Dikunjungi !
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

Eksotisme Air Terjun Tiu Kelep di NTB, Recommended Dikunjungi !

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Spanduk Promosi Accola Sport Centre Ciater Menjamur, Izin PBG Belum Terbit
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

Spanduk Promosi Accola Sport Centre Ciater Menjamur, Izin PBG Belum Terbit

May 14, 2026
Proyek Padel Milik PT Padel Menuai Bersama di Rawa Mekar Jaya Disegel, Garis Kuning Dicopot!
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

Proyek Padel Milik PT Padel Menuai Bersama di Rawa Mekar Jaya Disegel, Garis Kuning Dicopot!

April 30, 2026
Nilfest 2026 SMKN 5 Tangsel Tembus Pasar Global, Ratusan Lowongan Kerja Dibuka
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

Nilfest 2026 SMKN 5 Tangsel Tembus Pasar Global, Ratusan Lowongan Kerja Dibuka

April 29, 2026
Torotoar Dirusak, Proyek Komersil di Rawa Mekar Jaya Serpong Rampas Hak Pengguna Jalan
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

Torotoar Dirusak, Proyek Komersil di Rawa Mekar Jaya Serpong Rampas Hak Pengguna Jalan

April 29, 2026

Recent News

Spanduk Promosi Accola Sport Centre Ciater Menjamur, Izin PBG Belum Terbit
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

Spanduk Promosi Accola Sport Centre Ciater Menjamur, Izin PBG Belum Terbit

May 14, 2026
Proyek Padel Milik PT Padel Menuai Bersama di Rawa Mekar Jaya Disegel, Garis Kuning Dicopot!
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

Proyek Padel Milik PT Padel Menuai Bersama di Rawa Mekar Jaya Disegel, Garis Kuning Dicopot!

April 30, 2026
Nilfest 2026 SMKN 5 Tangsel Tembus Pasar Global, Ratusan Lowongan Kerja Dibuka
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

Nilfest 2026 SMKN 5 Tangsel Tembus Pasar Global, Ratusan Lowongan Kerja Dibuka

April 29, 2026
Torotoar Dirusak, Proyek Komersil di Rawa Mekar Jaya Serpong Rampas Hak Pengguna Jalan
Foto Raden Wijaya : Wikipedia

Torotoar Dirusak, Proyek Komersil di Rawa Mekar Jaya Serpong Rampas Hak Pengguna Jalan

April 29, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Susunan Redaksi
  • Tentang GentaBerita.com

© 2024 GentaBerita.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Politik & Pemerintahan
  • Pendidikan & Teknologi
  • Internasional
  • Traveling & Entertain

© 2024 GentaBerita.com