Tangerang Selatan – Sejumlah mantan pekerja pada perusahaan suplayer panci di Rawa Kalong, Gunung Sindur, Bogor, mengaku mendapat perlakuan sewenang-wenang dari pemilik perusahaan.
Perusahaan suplayer panci itu cukup besar, tersebar di berbagai kota dan kabupaten dengan jumlah pekerja mencapai ratusan orang. Di Rawa Kalong, letak gudangnya berhimpitan menyatu dengan bangunan seunit rumah yang tak jauh dari jalan utama.
Cerita kesewenangan perusahaan diungkapkan beberapa mantan pekerja. Di antaranya adalah soal penahanan ijazah dari sekira 10 orang mantan pekerja hingga saat ini. Selain itu, ada pula cerita soal pemotongan gaji yang tak jelas peruntukannya.
Salah satu mantan pekerja, Maulana, mengaku, selain gaji di bawah Upah Minimum Rata-rata (UMR), perusahaan tersebut juga masih menahan ijazahnya sejak beberapa waktu lalu tanpa alasan jelas.
“Ijazah saya di tahan, gajinya juga di bawah UMR. Apalagi BPJS ketenagakerjaan nggak ada bang. Sampai sekarang ijazah saya nggak dikasih. Kan saya butuh juga buat ngelamar kerja,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (17/10/24).
Keluhan yang sama diutarakan Intan, gadis berwajah ayu itu menyebut ijazahnya juga ditahan oleh perusahaan tanpa sebab yang jelas. Padahal beberapa kali dia pernah meminta penjelasan langsung dari pimpinan perusahaan.
“Iya, ijazah saya juga ditahan. Bukan cuma saya, kayaknya banyak yang ditahan. Saya juga nggak tahu kenapa mereka menahan ijazah,” ungkapnya.
Saat dikonfirmasi soal pengakuan itu, pihak yang berwenang dari perusahaan sedang tak berada di kantornya. Menurut pekerja yang bertugas, pimpinan perusahaan sedang berada di luar kota untuk suatu urusan.
“Bosnya lagi ke Majalengka (Jawa Barat),” ucap pekerja tersebut.
Gudang suplayer panci itu memang terlihat tak seperti perusahaan pada umumnya. Di bagian depan gudang, tak ada plang informasi detil mengenai objek perusahaan. Beberapa warga juga memertanyakan status perizinan perusahaan tersebut
“Belum pernah dateng ke saya. Rumah saya di belakang sini cuman sekitar 50-an meter,” kata warga sekitar yang ditemui di lokasi gudang.






