Tangerang Selatan – Cakon Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie berkomitmen akan mendorong kalangan milenial menjadi mandiri dan kreatif. Hal itu disampaikannya usai menggelar sosialisasi di kawasan Lengkong, Serpong, Jumat (01/11/24).
Benyamin membeberkan, saat ini jumlah penduduk Kota Tangsel mencapai lebih dari 1,4 juta jiwa. Dari jumlah itu, 72 persennya merupakan kelompok produktif demgan rentang usia 15 hingga 64 tahun.
“Jika kita memfokuskan pada pemuda, maka sekitar 70 persen dari kelompok usia produktif ini berada di rentang usia 15 hingga 40-45 tahun. Dengan kata lain, pemuda merupakan komponen terbesar dari sumber daya manusia di Tangerang Selatan,” katanya.
Dia menganggap besarnya jumlah milenial ini merupakan suatu anugerah. Oleh karena itu, dia telah menyusun berbagai langkah guna menjadikan kelompok ini berdaya saing dan mandiri.
“Langkah pertama adalah membuka ruang yang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkreasi di bidang ekonomi kreatif, baik dalam seni, budaya, ekonomi, dan lain sebagainya,” paparnya.
Pak Ben, sapaannya, merasa bersyukur didampingi Pilar Saga Ikhsan sebagai Calon Wakil Wali Kota. Kata dia, Pilar merupakan refresentasi kalangan muda sehingga memahami betul bagaimana tantangan yang dihadapi.
“Ke depannya, Pilar akan saya dorong sebagai representasi anak muda untuk merangkul dan menggerakkan lebih banyak pemuda. Saya ingin Pilar Saga Ichsan terus terlibat dalam berbagai kegiatan kepemudaan, khususnya di bidang ekonomi dan teknologi informasi,” ungkapnya.
Calon wali kota yang diusung 16 partai politik ini pun menyebut akan memerluas ruang kreatifitas anak-anak muda dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Tak hanya ruang publik bersifat umum, tapi juga yang sifatnya khusus.
“Misalnya, di Pondok Aren dan Pamulang sudah tersedia ruang publik yang bersifat umum. Ke depannya, akan ada ruang yang lebih khusus, mungkin berupa studio, tergantung dari kebutuhan di lingkungan setempat. Selain itu, di Tangerang Selatan sudah banyak ruang kreatif yang dibangun oleh pihak swasta, dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta juga terus dilakukan,” pungkasnya.






