Tangerang Selatan – Proses pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) di Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) menuai polemik di kalangan warga. Sebab, ketentuan tiap Rukun Tetangga (RT) hanya memiliki 1 suara dijadikan ajang transaksional bagi calon yang maju.
Ajang transaksional itu sangat berpitensi terjadi lantaran dalam pemilihan Ketua RW yang punya hak suara hanyalah Ketua RT atau perwakilannya. Sedang warga lain, tak bisa memilih.
Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan wali Kota (Perwal) Nomor 103 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan RT dan RW. Pada bagian keempat Pasal 41 dijelaskan jika Ketua RW dipilih oleh Ketua RT atau salah seorang pengurus RT yang mewakili.
“Ya jadi dengan aturan itu, kita jelas dirugikan. Misal dalam 1 RW ada beberapa RT, lalu yang bisa milih Ketua RW hanya para ketua RT aja. Jadi aspirasi warga secara umum hilang digantikan oleh para Ketua RT. Nah itu jadi celah buat transaksionalnya, para calon yang mau maju kan mau nggak mau harus dapat restu ketua-ketua RT,” tutur N, salah satu tokoh warga Serua Indah, Jumat (21/02/25).
Dia mengungkapkan, situasi itu memicu para calon Ketua RW yang akan maju berpikir ulang. Sebab, ada oknum Ketua RT yang memasang harga tinggi hingga Rp15-20 jutaan untuk memberikan hak pilihnya pada calon Ketua RW.
“Dia bilang kalau dikasih Rp15-20 juta ya mau ngasih suaranya, kalau cuman Rp1-2 juta nggak mau,” ungkapnya.
Kegelisahan warga atas proses pemilihan itu sendiri telah diadukan ke Lurah Serua Indah. Namun karena Perwal telah mengatur demikian, maka aspirasi itu pun kandas dan tetap harus mengacu pada aturan terbaru.
“Sudah bertemu ke kelurahan, tapi yang diakui tetap harus sesuai Perwal,” jelas dia.
Pemilihan Ketua RW di Kelurahan Serua Indah telah mulai berproses. Dari informasi yang dihimpun, fase pendaftaran para calon telah dibuka sejak tanggal 19 Februari hingga ditutup pada 23 Februari.
Sementara, Lurah Serua Indah Nursobah belum bisa memberi penjelasan saat dikonfirmasi mengenai polemik warga ini. Dia meminta waktu pada Senin 24 Februari nanti untuk menjelaskan secara detil soal pemilihan Ketua RW itu.






