Tangerang Selatan – Sebanyak 558 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kota Tangerang Selatan (Tangsel). Nantinya, akan ada petugas yang mendampingi saat mereka memberikan hak suara.
Total pemilih ODGJ itu masuk ke dalam DPT dengan kategori pemilih disabilitas. Sebelumnya, KPU Kota Tangsel menetapkan pemilih disabilitas sebanyak 2.381 orang atau 0,23 persen dari total DPT yang mencapai 1.022.237 pemilih.
Komisioner KPU Tangsel Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) Widya Victoria menjelaskan hal itu. Kata dia, total jumlah DPT yang sudah ditetapkan pada 21 Juni 2023 lalu sebanyak 1.022.237 pemilih.
Dari total jumlah DPT di Tangsel, persentase pemilih disabilitas sebanyak 0,23 persen atau 2.381 pemilih disabilitas. Sedang dari 2.381 pemilih disabilitas itu sebanyak 558 diantaranya merupakan disabilitas mental atau ODGJ.
“2.381 pemilih disabilitas itu dengan kategori fisik, intelektual, mental, wicara, rungu dan netra. Untuk ODGJ adalah pemilih disabilitas kategori mental,” katanya, Senin, (04/12/2023).
Menurut Widya, disabilitas mental merupakan orang yang depresi atau sedang mengalami gangguan pada kejiwaan. Hal itu telah diatur dalam Undang-Undang (UU) dan persyaratan administratif.
“Para pemilih disabilitas tetap memiliki hak konstitusi individu, sehingga memiliki hak yang sama dapat menyalurkan suara di Pemilu 2024 dengan warga negara yang lain,” ungkapnya.
Sementara untuk mekanisme dalam pencoblosan nanti, Widya menjelaskan, pemilih disabiltas harus menunjukkan identitasnya terlebih dahulu ke panitia pemungutan suara. Setelah itu untuk masuk ke bilik suara, bisa dilakukan pendampingan secara mandiri atau non mandiri.
“Yang mandiri cukup pendamping mengantarkan hingga proses pendaftaran saja. Sementara pendamping non mandiri, melakukan pendampingan hingga masuk ke dalam bilik suara, namun sebelum itu pendamping non mandiri wajib menandatangani surat pernyataan pendampingan,” jelasnya.
Dilanjutkannya, jumlah ODGJ di Pemilu 2024 mengalami kenaikan signifikan. Sebagai gambaran, pada Pemilu 2019 jumlah ODGJ yang masuk dalam DPT berjumlah hanya sebanyak 171 pemilih.
“Di Pemilu 2024 mengalami kenaikan cukup banyak, sekarang jumlahnya 558 pemilih disabilitas kategori mental,” tandasnya.






