Tangerang Selatan – Hujan deras yang turun mengguyur Rabu (03/04/24) sore, di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memicu longsor yang terjadi di batas tembok Kantor Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Serpong.
Tembok yang berbatasan dengan akses jalan pemukiman itu ambruk seketika. Total panjangnya mencapai sekira 20 meter. Beberapa bagaian puing tembok nampak jatuh menimpa ke badan jalan.
“Tembok kantor kelurahan ambruk dengan panjang sekira 20 Meter,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel, Essa Nugraha.
Beruntung ambruknya tembok setinggi lebih dari 1 meter itu tak menyebabkan jatuh korban jiwa. Akses jalan pemukiman di samping kantor kelurahan pun masih dapat di lalui oleh pengendara yang melintas.
“Material longsor masih berada di bahu jalan samping kantor kelurahan, dan sementara akses jalan masih bisa dilalui oleh kendaraan,” jelasnya.
Menurut Essa, jarak antara tembok yang ambruk dengan gedung kantor kelurahan hanya sekira 1,5 meter. Kondisi demikian terbilang aman bagi operasional kantor kelurahan, hanya saja batas tembok dengan jalan itu harus segera diturupi dengan material penahan longsor susulan.
“Jia tidak diatasi secepatnya, maka jika terjadi hujan dengan intensitas lebat dan durasi yang lama, maka potensi atau ancaman longsor terhadap bangunan inti bisa saja terjadi, mengingat bangunan inti tersebut berada diatas atau lebih tinggi dari pada jalan,” ungkapnya.
Pihaknya sendiri telah berkordinasi dengan pihak terkait dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) untuk penanganan sementara.
“Kita rekom tadi ke SDA untuk bawa bronjonk sebagai upaya penanganan insidentil untuk cegah longsor susulan,” pungkasnya.






