JAKARTA – Kasus dugaan korupsi kuota haji masih berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sejumlah pihak telah diperiksa guna mengklarifikasi kasus tersebut, salah satunya Ustaz kondang Khalid Basalamah.
“Dalam permintaan keterangan kemarin, yang bersangkutan juga bersikap kooperatif dan menyampaikan informasi-informasi dan keterangan yang dibutuhkan oleh tim,,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo yang dikutip Jumat (27/06/25).
Menurutnya, keterangan Ustaz Khalid Basalamah sangat penting guna mengurai perkara yang dimaksud.
“Jadi setiap informasi dan keterangan yang disampaikan tentu sangat dibutuhkan oleh tim KPK untuk mengurai dari konstruksi perkara ini,” ujarnya.
Berdasarkan catatan, KPK beberapa kali telah menerima pengaduaan dugaan korupsi terkait penetapan kuota dan penyelenggaraan haji.
Sebelumnya, KPK juga tidak menutup kemungkinan memanggil mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Kita tunggu dulu prosesnya karena penyidik masih mendalami juga keterangan-keterangan yang sudah disampaikan dari para saksi sebelumnya,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (24/6).
“Tentu KPK membuka peluang kepada pihak-pihak siapa saja yang memang mengetahui dari konstruksi perkara ini untuk kemudian dipanggil dan dimintai keterangannya,” tandasnya.






