JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto merampungkan kunjungan singkat ke Rusia dan Prancis selama dua hari. Lawatan ini difokuskan pada penguatan hubungan bilateral, terutama di sektor energi strategis.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo bertemu Presiden Vladimir Putin di Rusia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Prancis untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Emmanuel Macron.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, kedua negara yang dikunjungi merupakan kekuatan besar dunia yang memiliki peran strategis dalam percaturan global.
“Presiden baru saja kembali dari kunjungan dua hari ke Rusia dan Prancis, bertemu langsung dengan Presiden Putin dan Presiden Macron,” ujar Teddy di Istana Merdeka, dikutip Jumat (17/04/26).
Hasil utama pertemuan dengan Rusia adalah kesepakatan untuk memperkuat kerja sama energi jangka panjang. Pemerintah menilai sektor ini krusial dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang investasi.
Sebagai tindak lanjut, Presiden menugaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk berkoordinasi langsung dengan pemerintah Rusia.
“Fokusnya peningkatan kerja sama energi jangka panjang. Menteri ESDM ditugaskan bertemu utusan khusus Presiden Putin dan Menteri Energi Rusia,” kata Teddy.
Pertemuan lanjutan antara pihak Indonesia dan Rusia juga telah dilakukan di tingkat kementerian. Hasil pembahasan tersebut, lanjut Teddy, sudah dilaporkan kepada Presiden sebagai bagian dari langkah konkret implementasi kerja sama.
Pemerintah memastikan, kunjungan ini menjadi bagian dari strategi memperluas kemitraan global Indonesia, khususnya dengan negara-negara kunci, guna memperkuat posisi Indonesia di sektor energi dan ekonomi internasional.






